HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Jumat, 05/02/10, 15:54
Ini Dia Daftar Korupsi Gubernur Kalsel Versi Maksi Indonesia
Jumat, 05/02/10, 15:04
Maksi Indonesia Desak KPK dan SBY Periksa Gubernur Kalsel
Minggu, 24/01/10, 21:44
Sekawanan Maling Membobol Sekolah
Jumat, 18/12/09, 16:51
Nipu Uang CPNS Puluhan Juta, Guru SMP Dibekuk
Kamis, 17/12/09, 08:45
Adik Gubernur Pimpin Golkar
Benderanya Mirip Punya AS, Negara Totabuan Siap Merdeka
Senin, 31 Juli 2006, 05:33:07 WIB

Rakyat Merdeka. Ini warning buat pemerintahan Susilo Bambang Yudoyono. Pasalnya, di bumi Totabuan sejumlah warga Kota Kotamobagu dikabarkan menyiapkan satu peristiwa bersejarah yaitu deklarasi berdirinya Negara Totabuan Merdeka.

“Ini bukan ide gila, tapi benar,”ungkap Sutami Budi Manoppo, pencetus ide Negara Totabuan Merdeka (NTM), Sabtu (29/7) malam.
Kemana kiblat NTM? Tami, sapaan akrabnya lalu membeber, bahwa kiblat NTM adalah ke Amerika Serikat sebagai Negara bagian ke-51.

“Mengapa Minahasa dulu bisa menjadi Negara bagian ke-12 Belanda, kenapa Totabua tidak bisa?,”sambung Tami. Dengan menjadi negara bagian Amerika ke-51, Kota Kotamobagu (Totabuan, red) yang sedang rindu dimekarkan akan lebih makmur ketimbang bergabung dengan NKRI yang segala prosesnya sangat rumit.

Langkah-langkah mewujudkan deklarasi NTM ternyata sudah disiapkan. Bendera NTM sudah disiapkan. Benderanya mirip Amerika dengan angka 51 sebagai Negara bagian ke-51.
Menurut Tami, deklarasi ini akan seera terwujud apabila, akhir Agustus 2006, pemerintah pusat tidak segera merealisasikan keinginan warga Kota Kotamobagu untuk dimekarkan dari Bolmong.

“Ini akan segera dideklarasikan apabila Bolmong tidak dimekarkan menjadi Kota Kotamobagu dan Bolmong Utara,”tandasnya.

Sementara itu, menanggapi ancaman NTM itu. Denny Mokodompit mengatakan aspirasi itu terlalu emosional. Tegas dan keras menurut Denny bukan berarti kasar. Ia lalu menghimbau ke masyarakat yang demo agar terus saja kegiatan itu namun tetap mentaati etika. Kepada Pemkab dan Dekab Bolmong diminta untuk berjiwa besar.

“Kami sarankan ke Bupati untuk membuka ruang diskusi agar ada komunikasi langsung dengan rakyat. Coba lihat Sutiyoso yang memiliki program acara bang Yos. Akhirnya semua masalah dapat diselesaikan dengan baik,”kata Denny. mrs/jpnn


Baca juga:


Tidak ada komentar tentang artikel ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 

Koalisi Suku Bunga dan Rendahnya Permintaan Kredit
Kalau Mau Gugat, Cabut Dulu Dong SP3 Tan Kian
Siapa yang Berani Menyerang Singapura?

KINERJA TIFATUL SEMBIRING
Ngurusi RPP Penyadapan Nilainya Jeblok Jadi Enam